"Polri yang Profesional, Modern dan Dipercaya, Selamat Datang Tribrata News Polda Sultra"

    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra,Kapolda Sultra Brigjen pol Andap Budhi reviantho,S.ik Pimpin serah terima jabatan (Sertijab) Karo Ops Polda sultra dari Kombes Pol Drs.bahri,s.h kepada Kombes Pol Drs.subnedih, S.H, yang dihadiri Wakapolda sultra, Para pejabat utama Polda sultra, Ketua Bhayangkari Daerah Provinsi sultra beserta pengurus Bhayangkari dan para personel Polda sultra0„2 bertempat di aula dhacara Polda sultra pagi ini 29/05/2017 pukul 09.00 Wita.

    Selaku pimpinan upacara sertijab Kapolda sultra menyampaikan sambutannya "kegiatan sertijab Dilaksanakan dalam rangka pembinaan karir bagi personel melalui suatu sistem Tour of Duty dan Tour of Area. Sebagaimana yang kita ketahui jabatan merupakan suatu amanah dan kepercayaan dari allah swt serta pimpinan polri, oleh karenanya saya sangat berharap agar amanah yang telah diberikan kepada Pejabat lama dan Pejabat Baru, dapat dipelihara dan dijaga untuk bersama-sama berkomitmen guna membentuk team work yang solid dan kerja sama yang baik dalam mendukung Polda sultra Ditahun 2017 tahun prestasi ini, serta mewujudkan personel polri yang profesional modern dan terpercaya¡," ujar Kapolda.

    Usai melaksanakan Upacara serah terima jabatan.Terlihat suasana penuh dengan keakraban dengan penyampaian sambutan oleh Kapolda sultra yang memberikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang tulus"kepada pejabat yang lama Kombes Pol Drs.bahri,S.h terimakasih atas segala pengorbanan dan loyalitas yang saudara tunjukkan selama ini membuat kesan tersendiri bagi saya pribadi dan dapat dirasakan oleh jajaran secara keseluruhan. Hendaknya hal ini terus menghiasi lembaran karier dimanapun saudara bertugas. semoga di kesatuan yang baru, saudara semakin sukses dan berkembang,"Harapnya.

    "Kepada pejabat yang baru Kombes Pol Drs.subnedih, SH, saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Polda sultra, tantangan tugas yang saudara hadapi kedepan dalam biro operasi Dilingkungan Polda sultra termasuk satuan ¨C satuan organisasi non struktural semakin kompleks,didalamnya ada pelaksanaan pemungutan suara ulang di 7 desa di kabupaten bombana,namun saya percaya akan kemampuan, kepemimpinan dan kinerja yang saudara miliki," Tegasnya.




    ,


    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sultra melaksanakan pelatihan simulasi diskresi kepolisian dengan melibatkan personel mulai dari reskrim, sabhara hingga lantas. Penindakan selektif yang dilakukan oleh Kepolisian adalah suatu bentuk diskresi dimana pimpinan selaku pembuat kebijakan menentukan prioritas bagi berbagai fungsinya. Misalnya adanya kebijakan untuk menindak pelaku kriminalitas curat, curas, curanmor. 

    Pelatihan tersebut mengusung tema melalui pelatihan penerapan diskresi kepolisian kita tingkatkan kemampuan personel Polda Sultra yang promoter dalam rangka penanggulangan tindak pidana dan pelanggaran di wilayah hukum Polda Sultra.

    Pelatihan penerapan diskresi kepolisian dilanjutkan dengan simulasi dilapangan Mapolda Sultra. Deskresi merupakan kewenangan Kepolisian yang bersumber pada azas kewajiban umum dimana suatu asas yang memberikan kewenangan kepada pejabat kepolisian untuk bertindak atau tidak menurut penilaiannya sendiri untuk kewajiban menjaga, memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum.

    Meski demikian dalam ilmu hukum ada syarat dalam melakukan deskresi diantaranya tindakan harus benar-benar diperlukan, tindakan yang diambil harus benar-benar untuk kepentingan tugas kepolisian dan tindakan yang paling tepat untuk mencapai sasaran yaitu hilangnya suatu gangguan atau tidak terjadinya sesuatu yang dikhawatirkan.


      





    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak seluruh jamaah Masjid Al-Amin Polda Sultra melaksanakan shalat gaib untuk tiga polisi yang menjadi korban bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu, 24 Mei 2017.

    "Shalat gaib dan doa ini kami lakukan seusai shalat Jumat. Ini kami lakukan agar almarhum tiga anggota kepolisian yang sedang bertugas tersebut meninggal dalam keadaan khusnul khatimah dan mendapatkan magfirah dari Allah SWT," ujar Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto kepada wartawan, Jumat, 26 Mei 2017.

    "Kami juga selalu siaga dan sudah meningkatkan kewaspadaan bagi keamanan masyarakat dan anggota Polri pasca aksi teror itu," ucapnya.

    Kabid Humas meminta seluruh masyarakat tidak takut dan memberikan perlawanan terhadap aksi teror yang mengganggu keamanan bangsa. Menurut dia, teror merupakan tindakan yang salah dan ditujukan untuk membuat resah masyarakat.

    "Mari kita tolak apa pun bentuk aksi teror. Jangan takut dan harus kita lawan. Kita juga harus menjadi bagian dalam upaya mencegah meluasnya radikalisme, kekerasan, terorisme dan intoleransi," tuturnya.

    Sunarto mengatakan pihaknya mengharapkan peran serta dan partisipasi masyarakat dengan melapor ke petugas kepolisian jika melihat aksi mencurigakan sekelompok orang atau tindakan yang mengarah kepada gangguan ketertiban masyarakat.

    "Pencegahan tindak kejahatan perlu dukungan masyarakat. Sikap peduli terhadap lingkungan sekitar harus kita pupuk mulai sekarang," katanya.








    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra - Menyikapi kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu Jakarta Timur pada hari Rabu tgl 24 Mei 2017. Kapolda Sultra menyampaikan rilis ke berbagai media.
    "Innalilahi Wainnailaihi Rojiun". Sebelumnya, kami Kapolda Sultra beserta segenap jajaran Polda Sultra sampaikan rasa prihatin dan bela sungkawa yang sangat sangat mendalam atas kejadian yang menimpa rekan kami saat bertugas mengamankan kegiatan Pawai obor di  Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur.
    "Teriring doa, semoga Almarhum para Kusuma Bangsa : Bripda Taufan, Bripda Ridho dan Bripda Adinata Husnul Khotimah dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Aamiin YRA."

    Selanjutnya, sikap Polda Sultra dan seluruh jajaran tentu lakukan langkah-lanhkah peningkatkan kewaspadaan, termasuk persiapkan segala sesuatunya ( apabila ada kejadian luar biasa : kontijensi)

    Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara beserta TNI dan stake holder yang ada juga akan meningkatkan penggelaran operasional pada seluruh wilayah hukum Polda Sultra, baik kegiatan preemptif, peventif dan penegakan hukum dalam rangka menciptakan suatu kondisi Kamtibmas yang kondusif.

    Kedepan, terdapat agenda statis maupun dinamis, seperti pengamanan perayaan memperingati kenaikan Isa Almasih maupun kegiatan-kegiatan masyarakat secara umum lainnya. Protap seperti ini kami berlakukan untuk semua Polres dalam jajaran Polda Sultra.

    "Kami memohon doa restunya agar kami dapat melaksanakan amanah tugas ini dengan baik dan semoga saja wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara selalu aman dan kondusif, Insha Allah, Aamiin Ya Robb," kata Kapolda.

    Pada kesempatan ini juga Kapolda menghimbau dan berharap dukungan serta kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan terorisme sesuai kompetensi dan perannya masing masing.

    "Terima kasih. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan berkah dan karunia keselamatan ketenteraman bagi kita sekalian," ucapnya.












    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Operasi Gaktibplin (Penegakan dan penertiban disiplin). Kegiatan tersebut berlokasi Jalan Jend. A. Yani, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari. Jumat (26/5/2017) pagi

    Kepala Urusan Penegakkan Hukum (Kaur Gakkum) Bidpropam Polda Sultra, Iptu Eko Purwanto mengatakan operasi ini dilakukan untuk menertibkan anggota Polri di Sultra yang tidak memiliki kelengkapan diri dan kendaraan baik saat berkendara maupun dalam bertugas. Operasi ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-71.

    Lima polisi yang terjaring operasi dikenakan sanksi berupa tilang. Kelima polisi tersebut disebutkan Eko, bertugas di Polres Kendari bagian Satuan Lalu Lintas, Reskrim Umum, Ops Polda Sultra dan Satuan Sabhara Polda Sultra. Untuk perwira berpangkat AKBP katanya bertugas Ops Polda Sultra.

    "Setelah kami periksa ternyata semuanya tidak mempunyai dokumen kendaraan, seperti SIM, STNK, kartu anggota, dan kartu ijin senjata api," jelas Eko.

    Dijelaskannya operasi ini akan terus dilakukan oleh Bid Propam Polda Sultra untuk menindaki polisi-polisi yang melakukan pelanggaran.

    "Setelah ini akan disidangkan. Hukuman apa yang akan diberikan nanti kita lihat selesai sidang," ujarnya.


    ,

     
    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra - Ada situasi yang berbeda pagi ini di Mapolda Sultra, apel pagi yang biasanya dilaksanakan dilapangan, kali ini dilaksanakan didepan ruangan masing-masing satker dikarenakan hujan mengguyur Mapolda Sultra. Jumat (26/5).

    Kegiatan apel pagi Bidhumas dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto didampingi Kasubbid PID Kompol Dolfi Kumaseh serta diikuti oleh seluruh personil Bidhumas Polda Sultra. 
     
    Dalam arahannya Kabid Humas Polda Sultra mengajak seluruh personil Bidhumas agar senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan.

    Menyikapi kejadian bom di Jakarta yang menewaskan tiga orang polisi, AKBP Sunarto mengucapkan belasungkawa atas kejadian tersebut dan mengajak seluruh personil Bidhumas untuk membantu mengcounter berita-berita hoax mengenai kejadian tersebut.

    "Berhati-hati dalam melaksanakan tugas, jangan melaksanakan tugas sendiri minimal harus dua orang," pesan mantan Kapolres Baubau.

    Diakhir arahannya Kabid humas mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dibulan suci ramadhan 1438 H / 2017 M bagi yang menjalankannya.

    , , ,


    Tribratapoldasutra.com_ Polda Sultra, Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Polri dalam hal ini Polda Sultra melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kesehatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-71 Tahun 2017, Selasa (23/5).

    Kegiatan baksos ini diselenggarakan di Kelurahan Gunung Jati Kota Kendari oleh Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kendari.

    Dalam pelaksanaan Baksos tersebut, Kapolda Sultra Brigjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.I.K di dampingi Wakapolda Sultra Kombes Pol. Drs. Bambang Priambadha, S.H., M. Hum dan Irwasda Polda Sultra serta para Ibu Bhayangkari turut serta menghadiri kegiatan bakti sosial tersebut.

    Masyarakat gunung jati tempat diselenggarakan kegiatan bakti sosial, sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan, oleh karena dalam kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut terdapat sejumlah pelayanan kesehatan antara lain khitanan, pengobatan masal dan donor darah.

    Sebanyak 135 (seratus tiga puluh lima) anak yang terdaftar mendapat khitanan gratis serta warga lainnya mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

    Tidak hanya masyarakat yang meramaikan kegiatan tersebut, sebahagian anggota polri pun turut dalam kegiatan bakti sosial tersebut, hal ini terlihat beberapa perwira berpangkat melati dan bintara sedang berdonor darah.

    Dengan adanya kegiatan sosial ini, masyarakat dapat senang dan berbahagia serta dapat bersinerji dengan polri dalam menjaga kamtibmas khususnya di wilayah polda sultra.

    Diakhir kegiatan, Kapolda Sultra memberikan bingkisan kepada anak yang khitan dan kepada warga serta penghargaan kepada dinas kesehatan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial ini.



    , , ,

     
    Tribratapoldasultra.com_Polda Sultra - Sejak Januari hingga Mei 2017 ini  Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara telah berhasil mengungkap berbagai jenis kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya. Tak jarang hasil pengungkapan tersebut juga mengumpulkan berbagai macam barang bukti.

    Diantaranya hasil dari Satgas Pangan, Polda Sultra bersama BPOM dan Disperindag menyita bahan makanan, ratusan kosmetik berbagai merek tampa izin edar,  jika dikonsumsi bisa membahayakan nyawa konsumen.

    "Untuk bahan makanan yang disita yaitu Tepung tapioka, sohun, Korket, Kopi bubuk, abon, dendeng, jamur larutan, krioik pisang, kerupuk keju, Musroom, termasuk obat-obatan dan jamu," kata Kapolda Sultra Brigjen Pol Andap Budhi Revianto, S.I.K., dikonfirmasi di Aula Dachara Polda Sultra, Selasa (23/5).

    Lanjut Andap, selama operasi cipta kondisi juga pihaknya mengamankan kurang lebih 1.317 Botol miras berbagai merek, 2.876 lirer miras tradisional, dua ton minyak tanah, pasangan bukan pasutri, emam kendaraan bermotor roda dua tanpa surat-surat, satu ember bahan baku miras tradisional (pongasi), 3 drum aor nira/enau.

    Kapolda menambahkan seluruh hasil pengungkapan selama kurung waktu empat bulan terakhir itu merupakan komitmen Polda Sultra dalam menyambut bulan suci Ramadhan, selain itu dapat menciptakan kemananan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    "Agar bebas dari makanan atau bahan-bahan berbahaya lainnya, kita akan rutin Operasi. sala satunya melalui Satgas Pangan maupun operasi yang dilakukan jajaran Polda Sultra," jelas Andap.

    Sementara Satgas Pangan yang diketuai oleh Dir Res Krimsus Polda Sultra Kombes Pol Wira Satya SIK mengatakan. Satgas tersebut bekerja guna menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menjamin kelancaran distribusi bahan pangan ke seluruh pelosok serta  mengantisipasi gejolak harga dan stok pangan yang biasanya tiba-tiba naik dan menghilang akibat oknum yang ingin mengambil untung disaat bulan Ramadhan.

    Satgas pangan ini juga bagian dari operasi pasar secara berkesinambungan, tujuannya adalah untuk memantau stabilitas harga dan menindak para pelaku usaha yang nakal dalam distribusi dan harga.

    Andap menambahkan kejahatan narkoba pada empat bulan menjelang ramadhan ini mengalami peningkatan dari hasil pengungkapan pada tahun sebelumnya. Dimana kejahatan narkotika pada empat bulan terakhir ini mencapai 65 kasus dengan 96 tersangka.

    "Untuk kasus psikotropika 5 kasus dengan tersangka 5 orang, sedangkan kasus ganja ada 11 kasus dengan 11 tersangka. Adapun barang bukti sabu yang disita mencapai 501,6371 gram shabu, satu butir extacy, 7 lenting ganja, 3.544 butir somadril," sebutnya.

    Andap kembali menegaskan pihaknya juga makin meningkatkan kewaspadaan terkait peredaran narkoba jenis tembakau gorilla. Dia mengatakan tembakau gorilla makin berkembang beredar di bumi anoa dan itu terbukti dari hasil pengungkapan yang dilakukan oleh Aparat Dit Res Narkoba Polda Sultra

    , ,


    Tribratapoldasultra_Dit Reskrimsus - Subdit Tindak Pidana Korupsi Dit Reskrimsus Polda Sultra kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial AH. Dia adalah selaku manajer pengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Sulawesi Tenggara.

    AH ditangkap diperjalanan dari Kabupaten Muna tepatnya di Pelabuhan Nusantara Kendari. Selanjutnya, AH diamankan di Polda Sultra dan dilakukan pemeriksaan selama kurung waktu 24 jam oleh penyidik tipikor. Kini, AH ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Sultra.

    Dir Reskrimsus Polda Sultra Kombes Pol. Wira Satya Triputra, S.I.K., M.H. dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap AH tersebut. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit 1 Unit II Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sultra Iptu Agustinus.

    "AH ditangkap dipelabuhan kapal cepat Kendari, Sabtu (20/5) sekitar pukul 13.00 wita, setelah dari Kabupaten Muna," katanya.

    Dijelaskannya, penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang sebelumnya diresahkan oleh perbuatan tersangka. Untuk diketahui tersangka diduga melakukan pungutan terhadap kurang lebih 20 Kepala Sekolah selaku penerima dana BOS se-Kabupaten Muna.

    "Jadi tersangka ini dilaporkan karena memungut para Kepala Sekolah di Kabupaten Muna selaku penerima dana BOS," katanya.

    Tersangka mulai melakukan pungutan liar lanjut Wira, sejak Kamis (18/5) lalu. Berangkat dari Kota Kendari ke Kabupaten Muna, disana dia menginap di hotel Garuda.

    Di Hotel tersebutlah tempat para Kepala Sekolah datang menyetor uang kepada tersangka. Kisaran uang yang disetor yaitu mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

    "Kurang lebih 20 Kepala Sekolah yang dimintai uang atau menyetor pada tersangka dan itu terjadi di Kabupaten Muna," ujarnya.

    Alhasil ungkap Wira, dari tangan tersangka Polisi berhasil menyita barang bukti uang sebanyak Rp 62,5 juta. Kasus ini masih terus dikembangkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.

    "Penyidik masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. tersangka sudah ditahan dan sekarang, penyidik akan memanggil saksi-saksi," pungkasnya.

    Apakah pungutan terhadap beberapa Kepala Sekolah itu juga berlaku di Daerah lain?, Wira belum bisa berkomentar banyak karena penyidik masih fokus terkait dengan dugaan kasus pungutan yang terjadi di Kabupaten Muna.

    Menurut Wira, tersangka juga masih akan dimintai keterangan terkait motif perbuatannya. Karena hingga beberapa hari ini penyidik masih melakukan penyelidikan apakah perbuatan tersangka sesuai dengan insisiatif sendiri atau berdasarkan perintah dari pihak lain.

    "Entah tersangka melakukan perbuatannya karena inisiatifnya sendiri atau suruhan juga, itu masih dikembangkan lagi," tegasnya.


Top